Abstract :
Pada kehidupan sehari-hari tidak hanya ditemukan kasus untuk aliran
single fase dalam sistem perpipaan, namun faktanya sering terjadi aliran
multiphase (dua fase, tiga fase, atau lebih) misalnya peristiwa keluarnya air dari
botol, glombang laut, pengembunan, kavitasi pompa dan turbin. Beberapa
penelitian mengenai aliran fluida dua fase telah dilakukan. Klasifikasi aliran dua
fase dapat dilihat dari pressure drop dan pola aliran yang terjadi. Tujuan
dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui pressure drop dan pola aliran yang
terjadi pada pipa sambungan S. Metode pada penelitian ini menggunakan laju
udara yang divariasikan 4, 6, 8 L/Menit terhadap laju air konstan 26 L/Menit, dan
laju air divariasikan 22, 24, 26 L/Menit terhadap laju udara konstan 8 L/Menit.
Pipa uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2 pipa elbow transparan
berdiameter 29 mm yang dirancang menjadi belokan S. Fluida yang digunakan
adalah udara dan air. Hasil penelitian pressure drop dan pola aliran yang
didapatkan dengan variasi laju udara 4, 6, 8 L/Menit terhadap laju air 26 L/Menit,
dan dengan variasi laju air 22, 24, 26 L/Menit terhadap laju udara konstan 8
L/Menit, pada variasi udara mendapatkan hasil 2386,7 N/m
2
, 2497,6 N/m
,
2615,3 N/m
2
, dan pada variasi air mendapatkan hasil 2291,61 N/m
, 2524,1 N/m
2
dari hasil tersebut dapat dilihat hahwa semakin besar laju aliran
udara dan semakin besar laju aliran air yang di variasikan pada pipa sambungan S
maka Pressure Drop semakin besar diakibatkan oleh semakin banyaknya
gelembung yang ada pada pipa belokan S dan perubahan bentuk pipa yang
semula lurus menjadi belokan dan Jenis aliran yang dihasilkan dengan fariasi laju
Udara dan Air sebelum memasuki pipa belokan S adalah Slug Flow dan pada saat
aliran udara dan air memasuki belokan S adalah Dispersed Bubbly Flow.
2
, 2406,3 N/m2