Abstract :
Baja karbon rendah adalah baja yang hanya terdiri dari besi (Fe) dan
karbon (C) tanpa ada bahan paduan dan unsur lain yang kadang terdapat pada baja
karbon seperti Si,mn,P dan lain sebagainya walaupun dengan presentase yang
sangat kecil yang biasa dinamakan impurities. Baja karbon rendah merupakan
salah satu jenis logam yang banyak diaplikasikan pada dunia industri terkait
dengan penanganan asam, basa, ataupun garam namun jenis logam ini memiliki
keterbatasan dalam hal korosi. Baja dengan kadar karbon rendah memiliki
kekuatan yang relatif rendah tetapi memliki keuletan yang relatif tinggi.
Elekroplating pada dasarnya teknik pelapisan logam atau biasa disebut chrome
oleh masyarakat umum, bertujuan untuk melapisi logam agar tahan terhadap karat
dan juga untuk menambah nilai keindahan. Selain itu menambah tingkat
kekerasan permukaan logam. Pelapisan logam dapat berupa lapis seng, galfanis,
perak, emas, tembaga, nikel dan krom. Tujuan untuk penelitian ini adalah
mengetahui ketebalan yang optimal dari proses elektroplating. Elektroplating yang
dilakukan menggunakan bahan baja karbon rendah menggunakan variasi
kekasaran permukaan menggunakan amplas 400, 600 dan 800 serta tegangan
listrik 4 volt, 8 volt, dan 12 volt. Pengujian yang dilakukan yaitu uji kuat lekat
yang mendapatkan hasil serupa dengan nilai ? 20 MPa dikarenakan alat uji sudah
mencapai batas maksimal dan pengukuran ketebalan menggunakan mikrometer
skrup. Pada hasil pengujian didapatkan nilai ketebalan terbesar 0,07 mm pada
kekasaran amplas 600 dan tegangan listrik 12 volt.