Abstract :
Seiring dengan bertambahnya kebutuhan akan energi listrik serta menipisnya
cadangan bahan bakar fosil, maka keadaan tersebut mengharuskan manusia untuk
mencari energi alternatif (renewable energy) yang dapat diperbaharui dan bisa
menggantikan bahan bakar fosil. Turbin pelton merupakan salah satu cara untuk
membantu mengatasi masalah ini dengan mengkonversi daya fluida air menjadi daya
mekanik poros untuk digunakan memutar generator listrik. Tujuan dari penelitian ini
yaitu untuk mengetahui kinerja turbin yang dilihat dari daya dan efesiensi turbin
dengan memvariasikan diameter 7 mm, 9 mm dan jumlah penggunaan nozzle 1, 2,
dan 3. Metode yang digunakan yaitu studi pustakaan, interview, pembuatan turbin
serta pengujian. Dengan dimensi turbin : debit 0,00025 m
3
/s, panjang lengan loadcell
0,065 m dan lebar sudu 40,55 lebar celah sudu 14,6 mm panjang sudu 31,1 mm serta
kedalaman sudu 7,5 mm. Berdasarkan hasil pengujian dengan spesifikasi tersebut
didapat daya turbin maksimal pada masing masing penggunaan pada diameter 7 mm
yaitu 1 nozzle 2,553 watt, 2 nozzle 0,751 watt dan penggunaan 3 nozzle 0,303 watt
kemudian untuk penggunaan diameter 9 mm yaitu penggunaan 1 nozzle 0,929 watt, 2
nozzle 0,455watt, 3 nozzle 0,288 watt sedangkan untuk efesiensi maksimal diperoleh
data dari penggunaan nozzle berdiameter 7 mm adalah penggunaan 1 nozzle 39,278
%, 2nozzle 11,558 %, 3 nozzle 4,682 % dan untuk nozzle berdiameter 9 mm
diperoleh data dengan penggunaan 1 nozzle 46,534 %, 2 nozzle 22,691 % dan 3
nozzle 14,417 %.