Abstract :
Gasifikasi merupakan metode mengkonversi secara termokimia bahan
bakar padat menjadi bahan bakar gas (syn-gas) dalam wadah gasifer dengan
menyuplai agen gasifikasi seperti uap panas, udara dan lainnya. Filter memiliki
perenan penting untung memisahkan syn gas dari tar. Jenis filter yang digunakan
memiliki kemampuan memisahkan tar yang berbeda. Kemampuan tersebut bisa
berdampak pada temperatur, lama nyala api, warna nyala api dan jumlah tar.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menegetahui temperatur pada filter dan
burner. mengetahui lama nyala api, warna nyala api dan jumlah tar. Metode
penelitian yang dilakukan adalah mengukur temperatur pada filter dan burner,
menghitung lama nyala api, mengamati warna nyala api dan menghitung jumlah
tar. Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan pengaruh pada variasi jenis
filter terhadap temperatur filter dan burner didapatkan hasil temeperatur yang
stabil hanya pada filter zeolit alam dengan temperatur tertinggi 69,7°C di filter
dan 209,4 °C. Pengaruh variasi filter terhadap lama nyala api terlama dengan
filter zeolit alam selama 56 menit. Pengaruh variasi filter terhadap warna nyala
api terbaik didapatkan dengan filter zeolit alam dengan warna biru dan besar.
Pengaruh variasi filter terhadap jumlah tar yang mampu di pisahkan didapatkan
hasil terbaik dengan filter zeolit alam yaitu 385 gram. Dapat disimpulkan bahwa
penggunaaan jenis filter mempengaruhi kestabian temperatur pada filter dan
burner, mempengaruhi kama waktu nyala api, mempengaruhi besar warna nyala
api, mempengaruhi jumlah tar yang dipisahkan.