Abstract :
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi menurut perusahaan, untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi apabila menggunakan metode yang baku, dan untuk mengetahui
perbandingan dari kedua metode tersebut serta pengaruhnya terhadap harga jual. Lokasi penelitian yaitu pada usaha Mebel H. Slamet Kota Metro. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan jenis data yang digunakan yaitu data kuantitatif dan kualitatif dengan teknis analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi
data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. pokok produksi yang dilakukan antara metode perusahaan dengan metode full costing. Hasil dari penelitian ini
menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil perhitungan harga Perhitungan menggunakan metode perusahaan menghasilkan nilai harga pokok produksi sebesar Rp9.574.500, sedangkan menurut metode full costing harga pokok produksinya sebesar Rp9.766.073. Perbedaan tersebut dikarenakan perhitungan yang dilakukan perusahaan belum mengakui seluruh biaya yang berkaitan dengan proses produksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan perusahaan kurang tepat, karena akan mengurangi laba yang seharusnya diterima akibat dari harga jual yang ditetapkan
tidak tepat.