Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penerapan
pemasangan tapping box pada pajak hotel, mengetahui optimalisasi penerimaan
pendapatan asli daerah (PAD) setelah adanya tapping box pada pajak hotel
penerimaan pajak hotel hasil dari pemasangan tapping box dan Untuk
mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat pemasangan
tapping box. Data diperoleh dari hasil observasi dan wawancara dengan
menunjukkan pertanyaan-pertanyaan kepada Badan Pengelolaan Pajak dan
Retribusi Daerah (BPPRD) dan kepada keenam karyawan hotel yang terpasang
tapping box. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan model Miles and
Huberman, yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/varication.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan penerapan pemasangan
tapping box, optimaliasi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) dan faktor
factor penghambat pemasangan tapping box adalah Pelaksanaan penerapan
pemasangan tapping box pada pajak hotel di kota metro sudah terjadi selama
tiga bulan sejak juli 2019, pelaksanaan penerapan tapping box pada pajak hotel
untuk mengawasi kepatuhan wajib pajak dalam rangka penerapan self
assessment system dalam pemungutan pajak. Penerimaan pendapatan asli
daerah (PAD) sudah optimal. Faktor-faktor lain yaitu wajib pajak hotel kurang
memberi dukungan terhadap BPPRD, karena ada beberapa format file nya yang
beda. Sementara kendala lain jika memasang di hotel yakni IT dari mereka tidak
selalu mengawasi atau tidak selalu berada di lokasi hotel yang terpasang tapping
box.