Abstract :
Kerusakan jalan sering terjadi karena kondisi tanah yang kurang mendukung dan
arus lalu lintas yang cukup padat. Pada penelitian ini, bila dilihat lokasi ini sering
mengalami kerusakan, dan sekarang ini banyak pekerjaan perkerasan jalan yang
memakai jenis perkerasan jalan kaku dari pada perkerasan jalan lentur, dan
daripada itu untuk mencari penyebab yang tepat dari kejadian tersebut, maka
untuk mengukur dalam penyajian tugas akhir tentang perbandingan perkerasan
lentur dan perkerasan kaku, maka pada perencanaan perkerasan ini menggunakan
jenis perencanaan konstruksi perkerasan jalan yang berbeda yaitu perkerasan
lentur dan perkerasan kaku. Perkerasan kaku diambil berdasarkan kondisi
lingkungan sekitarnya dan umur rencana yang relatif panjang. Walaupun bila
dilihat dari segi biaya awal, perkerasan ini mempunyai biaya awal yang relatif
tinggi bila dibandingkan perkerasan lentur. Metode yang digunakan pada
penelitian ini adalah analisis biaya menggunakan usia rencana dan panjang jalan
yang di selaraskan. Hasil yang didapat adalah perkerasan Kaku lebih ekonomis
bila dibandingkan dengan Perkerasan Lentur. Pada perkerasan kaku didapatkan
biaya sebesar Rp.5.466.204.000,00, sedangkan pada perkerasan lentur didapat
biaya yang lebih kecil yaitu Rp. 5.130.146.000,00. Perkerasan Lentur lebih
ekonomis karena mempunyai ongkos yang lebih kecil.