Abstract :
Aluminium merupakan logam ringan mempunyai ketahanan korosi yang baik dan hantaran listrik yang baik. Sebagai tambahan terhadap, kekuatan mekaniknya yang sangat meningkat dengan dengan penambahan Cu, Mg, Si,
Mn, Zn, Ni, dan sebagainya. Alumunium mempunyai sifat yang ringan dan dapat didaur ulang. Daur ulang (Remelting) adalah salah satu metode peengecoran
daur ulang dengan melebur kembali material logam yang telah ada. Keuntungan dari remelting ini diantaranya harganya yang relatif murah dan dapat dilakukan
oleh industri.Dalam penelitian ini proses perlakuanpanas yang dipilih adalah proses perlakuan panas T6 yang meliputi proses prespitation solution heat
treatment, yang bertujuan untuk mengubah struktur mikro paduan sehingga sifat mekaniknya dapat berubah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi prespitation solution temperature terhadap nilai kekuatan tarik dan kekerasan. Metode penelitian ini menggunakan variasi temperature 190°C, 210°C, 230°C. Hasil penelitian pada pengujian kekuatan tarik pada suhu 190°C
sebesar 9,77 N/mm², pada suhu 210°C sebesar 6,31 N/mm², pada suhu 230°C sebesar 13,13 N/mm². Sedangkan hasil pada pengujian kekerasan pada suhu 190°C sebesar 104, pada suhu 210°C sebesar 84 , pada suhu 230°C sebesar 101.