Abstract :
Pembiayaan merupakan sumber pendapatan terbesar suatu bank syariah
yang kemudian akan mempengaruhi profitabilitas bank. Oleh karena itu bank
harus mampu menyalurkan pembiayaan dengan efektif, agar likuiditas pada bank
tersebut baik. Bank Syariah berfungsi sebagai lembaga intermediasi keuangan
yang melakukan penghimpunan dana dan penyaluraan dana atau pembiayaan.
Penyaluran dana atau pembiayaan pada Bank Syariah menggunakan sistim bagi
hasil yang disepakati oleh kedua belah pihak yaitu antara penyalur dana dan
peminjam dana, penyaluran dana pada Bank harus sesuai dengan prinsip-prinsip
syariah yang sudah ditentukan.
Jenis penelitian ini yaitu eksplanatori untuk menguji hipotesis dengan
menggunakan analisis statistik regresi berganda. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh pembiayaan jual beli, pembiayaan bagi hasil, Financing
Deposit Ratio (FDR) dan Non Performing Financial (NPF) terhadap profitabilitas
Bank Umum Syari?ah di Indonesia. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 120
sampel.
Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa Uji F digunakan untuk
mengetahui pengaruh simultan yang terjadi antara variabel dependen dengan
variabel independen. Berdasarkan Tabel 5. nilai F hitung sebesar 26,134.
Sedangkan F tabel (? = 0.05 ; db regresi = 4 : db residual = 115) adalah sebesar
2,451. Karena F hitung > F tabel yaitu 26,134 > 2,451 atau nilai Sig. F (0,000) < ?
= 0.05 maka model analisis regresi adalah signifikan. Sehingga dapat disimpulkan
bahwa variabel terikat (ROA) dapat dipengaruhi secara signifikan oleh variabel
bebas (PJB (X
1
), PBH (X
2
), FDR (X
3
), dan NPF (X
)). Dapat juga dikatakan jika t
hitung > t tabel atau -t hitung < -t tabel atau sig. t < 0.05 maka hasilnya
berpengaruh signifikan. Nilai t hitung dari setiap variabel bebas menunjukkan >
dari t table (1,981) dan nilai sig.t dari setiap variabel bebas > 0.05. artinya
keempat variabel ini disimpulkan bahwa secara parsial berpengaruh signifikan
terhadap profitabilitas yang diukur dengan ROA pada bank syariah.
4
Berdasarkan data diatas bahwa hasil pengujian menunjukkan secara simultan
pembiayaan jual beli, pembiayaan bagi hasil, FDR dan NPF berpengaruh signifikan
terhadap profitabilitas yang diukur dengan ROA.