Abstract :
Jalan merupakan sarana yang sangat penting digunakan untuk
transportasi bagi masyarakat. Di Indonesia , kontruksi jalan sudah banyak
menggunakan campuran Laston, karna dalam campuran ini akan
menghasilkan lapisan perkerasan yang kedap air dan tahan lama, harga
relatif murah dibandingkan dengan kontruksi jalan beton.Dalam penelitian
ini dicoba menggunakan variasi filler berupa abu batu kapur (Limestone)
sebagai alternatif bahan campuran lapis aspal beton AC-BC. (Limestone)
sendiri banyak dijumpai khususnya di provinsi Lampung, Khususnya di
Kabupaten pesawaran yang sebagian besar digunakan untuk bahan
bangunan.Jenis penelitian ini adalah penambahan variasi filler
(Limestone) kedalam campuran AC-BC dengan penambahan komposisi
penambahan campuran sebesar 0% (tanpa bahan tambahan), 1%, 2%,
5%, 6% dan kadar aspal 4,5%, 5%, 5,5%, 6%, 6,5%.Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa karakteristik Marshall seperti nilai VMA, VFA
cenderung naik sedang nilai VIM, Flow, Stability, Marshall Quotient
cenderung menurun karena pengaruh variasi filler. Di dapat KAO sebesar
5%, 5%, 5,1%, 5,5%, 5,6%, 5,8%, 5,9%, dan 6,4%. Berdasarkan
spesifikasi Bina Marga 2010 di dapat penambahan variasi filler 1%, 2%
dengan KAO 5,5%.