Institusion
Universitas Muhammadiyah Metro
Author
Rachman, Muchammad Ghozali
Subject
Teknik Bangunan/Sipil
Datestamp
2021-08-10 02:58:39
Abstract :
Pemeliharaan beton sangat dibutuhkan untuk menjaga beton agar kondisi tetap
lembab dan proses reaksi hidrasi yang terjadi dapat berjalan dengan optimal dan
merata, untuk itu diperlukan efisiensi dalam melakukan pemeliharaan beton.
Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan melakukan peningkatan
suhu/temperatur sehingga proses hidrasi berjalan dengan cepat, maka dengan
itu penelitian ini menyajikan kajian eksperimental antara beton dengan
menggunakan peningkatan suhu/temperatur (uap dan pengovenan) dengan
beton menggunakan cara biasa (direndam) dengan penggunaan mutu K-200,
dengan menggunakan benda uji silinder 15 cm x 30 cm, berdasarkan hasil
penelitian yang didapat dengan menggunakan mutu K-200 pada umur beton (7,
14 dan 28 hari) untuk nilai kuat tekan umur 28 hari, metode pemeliharaan
dengan cara perendaman menghasilkan nilai kuat tekan tertinggi sebesar 221
kg/cm2, dibandingkan dengan metode uap (steam curing) sebesar 163
kg/cm2dan pengovenan sebesar 106,6 kg/cm2.