Abstract :
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah 1
) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Komunikasi Matematis
Peserta didik Kelas VIII SMP Negeri 3 Batanghari, 2
) untuk mengetahui mana
yang lebih tinggi antara rata-rata kemampuan komunikasi matematis peserta
didik dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD atau
yang menggunakan Model Pembelajaran Konvensional. Jenis Penelitian ini
adalah Quasi Exsperiment, dengan rancangan penelitian Posttest-Only Design.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri
3 Batanghari Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2020/2021. Pengambilan sampel
menggunakan teknik purposive sampling. Instrument dalam penelitian ini adalah
tes uraian yang terdiri dari 5 butir soal essay materi pola bilangan. Berdasarkan
hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1
) Model pembelajaran kooperatif tipe
STAD lebih berpengaruh terhadap komunikasi matematis peserta didik kelas VIII
SMP Negeri 3 Batanghari dibandingkan dengan model pembelajaran
konvensional, 2
) Rata-rata komunikasi matematis kelas eksperimen lebih tinggi
dibandingkan dengan rata-rata komunikasi matematis kelas kontrol. Hal tersebut
dapat dilihat dari rata-rata nilai kelas eksperimen yaitu 77,66 dan rata-rata nilai
kelas kontrol 73,19. Berdasarkan rumusan masalah pada penelitian ini maka
hasil analisis data menggunakan uji hipotesis yaitu uji-t dua pihak diperoleh
>
(4,92 > 2,00
)artinya ada perbedaan antara rata-rata
(
)
komunikasi matematis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran
kooperatif tipe STAD dengan yang menggunakan model pembelajaran
konvensional. Kemudian berdasarkan uji hipotesis menggunakan uji-t satu pihak
diperoleh hasil >
(5,02 > 2,00
)artinya rata-rata hasil komunikasi
(
)
matematis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe
STAD
lebih tinggi daripada yang menggunakan model pembelajaran
konvensional.
Kata Kunci: Student Teams Achievement Division (STAD), dan Komunikasi Matematis