Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh variasi gula terhadap
kualitas yoghurt. 2) Untuk mengetahui variasi gula mana yang dapat
menghasilkan kualitas yoghurt yang paling baik. 3) Untuk mengetahui manfaat
variasi gula terhadap kualitas yoghurt biji nangka sebagai sumber belajar biologi
pada materi Bioteknologi Pangan.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali pengulangan dengan populasi
penelitian sebanyak 12 gelas fermentasi yoghurt. Sampel yang digunakan adalah
seluruh populasi yang ada yakni 12 gelas yoghurt. Instrumen yang digunakan
dalam penelitian ini adalah angket uji organoleptik dan alat uji protein. Hasil
penelitian di analisis dengan uji Analisis Varian (ANAVA) satu arah dan diuji
lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ). Penelitian variasi gula kualitas yoghurt biji nangka
(protein) ini dilakukan di Laboratorium Analisis Kimia Universitas Malang pada
tanggal 18 Desember 2019. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan
maka dapat disimpulkan bahwa kualitas yoghurt yang dibuat dengan bahan
dasar biji nangka dan menggunakan empat jenis gula yang berbeda yang
memiliki kualitas yoghurt paling baik dari aspek kandungan protein adalah
yoghurt biji nangka dengan penambahan gula batu. Selanjutnya, kualitas yoghurt
terbaik pada uji organoleptik yang diperoleh adalah yoghurt biji nangka dengan
penambahan gula batu (dari segi aroma, warna, dan rasa) dan yoghurt biji
nangka dengan penambahan gula pasir (dari aspek warna).