Abstract :
Di kota Sukabumi pada tahun 2017 tercatat penyakit Congestive Heart Failure (CHF) yaitu sebanyak 96 ribu orang atau 0,3%. Penulisan karya tulis ini bertujuan untuk mendapatkan pengalaman nyata bagi penulis dalam memberikan asuhan keperawatan dengan Congestive Heart Failure (CHF) secara langsung dan komprehensif melalui pendekatan proses keperawatan dan tehnik pengumpulan data. Congestive Heart Failure (CHF) adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu memompa darah secara optimal untuk memenuhi metabolisme jaringan tubuh disebabkan oleh kelainan struktur atau fungsi jantung. Tanda dan gejalanya: Dispneu, orthopnea, batuk, mudah lelah, ronkhi, dan gejala sistemis lain. Diagnosa yang muncul menurut teori yaitu penurunan curah jantung, intoleransi aktivitas, perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan, kelebihan volume cairan, ketidakefektifan bersihan jalan napas, resiko tinggi gangguan pertukaran gas, resiko kurangnya pengetahuan. Berdasarkan hasil pengkajian pada Sdr.R keluhan utama klien yaitu sesak. Diagnosa yang muncul yaitu penurunan curah jantung, kelebihan volume cairan, ketidakefektifan bersihan jalan napas, intoleransi aktifitas, perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh. Kesimpulannya yaitu semua masalah keperawatan pada klien dapat teratasi dan klien dipulangkan dalam kondisi tidak sesak, tidak ada oedema, nafsu makan klien meningkat.