Abstract :
Penyakit diare masih menjadi masalah global dengan derajat kematian yang tinggi dan salah satu penyebab utama tingginya angka kematian di berbagai Negara dan dunia, Diare merupakan penyakit tertinggi Sukabumi terbukti di RSUD Sekarwangi, pada bulan juni 2019 diare mencapai jumlah tertinggi yaitu 51 orang atau 36%. Tujuan agar penulis mendapatkan pengalaman secara nyata dalam memberikan asuhan keperawatan secara langsung pada klien anak dengan diare. Metode yang digunakan penulis yaitu metode analisa deskriptif melalui studi kasus berdasarkan pendekatan proses keperawatan. Diare adalah penyakit yang disebabkan oleh peradangan pada saluran pencernaan sehingga menyebabkan pengeluaran frekuensi feses tinggi lebih dari 4 kali yang disebabkan oleh bakteri, virus, dan parasit. Diare menyebabkan anak menjadi demam, tidak nafsu makan, dan sebagainya. Hasil pada pasien ditemukan 3 diagnosa yaitu defisien volume cairan, ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh, kerusakan integritas kulit hasil evalusi setelah dilakukan asuhan keperawatan selama tiga hari masalah keperawatan teratasi sebagian, karena dalam proses penyembuhannya membutuhkan waktu yang tidak singkat. Asuhan keperawatan ini terlaksana dengan baik dan penulis tidak menemukan kesulitan karena adanya kerjasama antara klien dan keluarga klien. Penulis mengajukan rekomendasi kepada perawat ruangan menyediakan sarana prasana yang menunjang asuhan keperawatan seperti mempasilitasi tes laboratorium feses untuk pemeriksaan pada penyakit diare.