Abstract :
Vertigo adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami pusing kepala dan merasa dirinya atau lingkungan sekitar-nya berputar yang disebabkan oleh gangguan pada sistem vestibular. Penyakit vertigo ini dapat dikontrol dengan penatalaksanaan farmakologis dan non-farmakologis. Salah satu penatalaksanaan non-farmakologis dengan melakukan terapi Brandt Daroff. Brandt Daroff memberikan efek meningkatkan darah ke otak sehingga dapat memperbaiki fungsi alat keseimbangan tubuh dan memaksimalkan kerja dari sistem sensori. Tujuan dari karya tulis ilmiah ini untuk mengetahui pengaruh metode Brandt Daroff terhadap risiko jatuh pada lansia dengan vertigo. Metode penelitian ini menggunakan sttudi kasus, dengan jumlah sampel penelitian satu orang lansia yang mengalami vertigo. Tindakan terapi ini dilakukan selama tiga kali kunjungan dengan melakukan pemberian latihan Brandt Daroff selama 5 menit, mengukur risiko jatuh pretest dan post-test dan wawancara. Hasilnya menunjukan bahwa terdapat penurunan risiko jatuh pada kunjungan ke-2 dengan rentang nilai 5 (risiko jatuh ringan) dan kunjungan ke3 dengan rentang nilai 4 (risiko jatuh ringan). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada latihan Brandt Daroff berpengaruh terhadap penurunan risiko jatuh pada lansia dengan vertigo, dan Melihat hasil penelitian ini maka perlu dilakukan latihan brandt daroff untuk memperbaiki kerusakan keseimbangan pada lansia dengan vertigo.