Abstract :
PT Glostar Indonesia (PGS) sebagai anak dari POU CHEN adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri sepatu, memproduksi berbagai macam jenis sepatu bermerek ADIDAS. Berkat komitmen yang kuat dan perkembangan perusahaan semakin meningkat serta tuntutan bisnis yang memadai.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pelaksanaan pengendalian proses produksi, mengetahui produk cacat, mengetahui jenis kegagalan yang sering terjadi dan mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya sepatu cacat pada PT. Glostar Indonesia 2 (PGS). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu melalui observasi dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa aktivitas pengendalian proses produksi yang dilakukan PT. Glostar Indonesia 2 (PGS) memberikan manfaat dalam mengurangi kegagalan produk. Hal ini, terbukti dari jumlah kegagalan yang masih berada didalam batas kendali, tetapi belum terencana dengan maksimal karena masih ada saja jumlah produk yang cacat. Jenis-jenis kegagalan yang sering terjadi pada produk sepatu merk adidas yaitu kegagalan yang disebabkan oleh jahitan yang tidak rapi, gagal karena luntur, gagal karena kotor, gagal karena lekang, gagal karena aksesoris tertukar dan gagal karena logo lepas. Faktor yang paling besar pengaruhnya adalah faktor manusia, karena dilihat dari jenis kegagalan yang sering terjadi pada umumnya disebabkan oleh kesalahan manusia (human error).