Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku sosial siswa baik individu maupun kelompok yang belum dapat menyesuaikan diri di lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk pembentukan perilaku sosial siswa melalui pengaruh permainan tradisional di SMP Negri 2 Sagaranten. Permainan tradisional tersebut meliputi bebentengan, kucing-kucingan, dan galah asin. Melalui permainan tradisional ini diharapkan terbina beberapa nilai sosial seperti saling kerjasama, demokratis dan komunikatif. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan desain one group pretest-posttest design untuk
menggambarkan hasil dari proses pembelajaran melalui permainan tradisional. Populasi penelitian yang dijadikan sebagi sumber data yaitu seluruh siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Sagaranten sebanyak 127 siswa dengan sampel sebanyak 40 orang menggunakan tehnik cluster random sampling. Instrumen penelitian ini adalah angket mengenai perilaku sosial siswa. Untuk memudahkan perhitungan Paired sample T-test peneliti menggunakan progam komputer SPSS 18 for windows.
Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data dari tabel paired sample test diketahui bahwa nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,00 < 0,05 maka dalam penelitian ini bisa disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara permainan tradisional terhadap perilaku sosial siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Sagaranten.