Abstract :
Pendekatan mengajar yang diterapkan guru penjas amat beragam, oleh
karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai perbedaan pengaruh setiap
penerapan pendekatan dalam pembelajaran PJOK. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui perbedaan penerapan pendekatan mengajar penjas antara pendekatan
bermain dan pendekatan tradisional, serta untuk mengetahui bagaimana pengaruh
perbedaan tersebut terhadap minat belajar mata pelajaran PJOK di SDN Cibodas.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian Ex post facto. Sampel penelitian
adalah siswa SDN Cibodas sebanyak 66 orang. Desain penelitian ini mengunakan
Post-test Only Design dengan instrument penelitiannya menggunakan kuesioner
tertutup berskala Likert, sedangkan pengolahan dan analisis data penelitian
menggunakan Software Microsoft Excel 2013 dan SPSS Version 20.
Hasil penelitian ini menunjukan perbedaan pembelajaran secara
signifikan dimana ditunjukkan dengan bedasarkan hasil Uji-T nilai dari sig adalah
0,03 < a dengan a = 0,05, maka H1 diterima, dengan kata lain bahwa terdapat
perbedaan yang signifikan minat belajar siswa pada pembelajaran PJOK yang
menggunakan pendekatan bermain dengan minat siswa pada pembelajaran yang
menggunakan pendekatan tradisional. Analisis data akhir kelompok bermain
(kelas V-A), dengan pembelajaran yang menggunakan pendekatan bermain, menunjukkan skor rata-rata minat siswa dalam belajar PJOK sebesar 79,9%. Sedangkan skor rata-rata kelompok tradisional (kelas V-B), dengan pembelajaran yang menggunakan pendekatan tradisional, menunjukkan skor rata-rata minat
siswa dalam belajar PJOK sebesar 69,3%. Maka disimpulkan bahwa pendekatan bermain lebih baik dari pada pendekatan tradisional.