Abstract :
Penting sekali bagi anggota PMR memiliki ilmu pengetahuan dan
keterampilan tentang P3K khususnya terkait penatalaksanaan fraktur. Salah satu
metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan
adalah pelatihan balut bidai dengan metode video dan simulasi. Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Pelatihan Balut Bidai dengan Metode
Video dan Simulasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan pada
Anggota Palang Merah Remaja.
Desain penelitian quasi experiment dengan Pretest ? Postttest Control
Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota palang merah remaja
(PMR) SMAN 1 Badegan yang berjumlah 44 responden. Sampling menggunakan
Purposive Sampling, mengetahui jumlah sampel menggunakan rumus slovin
didapatkan 30 sampel. Analisis menggunakan uji Mann-Whitney Test untuk
perbandingan tingkat pengetahuan terhadap metode video dan simulasi diperoleh
nilai ?-value 0,865 (>? 0,05). Analisis menggunakan uji Independent Sample TTest
untuk
perbandingan
tingkat
keterampilan
terhadap
metode
video
dan
simulasi
diperoleh
nilai p-value 0,291 (>p 0,05) yang berarti tidak ada perbedaan yang
signifikan antara pengetahuan dan keterampilan pada kelompok yang diberikan
pelatihan balut bidai dengan metode video dan simulasi.
Berdasarkan hasil penelitian ini metode video dan simulasi sama-sama
dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada anggota PMR, namun
dalam penelitian tidak ada perbedaan yang signifikan antara metode video dan
simulasi. Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai metode dalam
peningkatan pengetahuan dan keterampilan balut bidai pada anggota PMR