Abstract :
Buku Babad Ponorogo karya Purwowijoyo berisi muatan pemikiran dan tindakan tokoh yang mengacu pada aspek spiritualitas dan nilai pendidikan karakter. Aspek spiritualitas mewujud dalam bentuk keyakinan, pengetahuan, pengalaman, peribadatan, dan penghayatan. Sedang, nilai pendidikan karakter mencakup religius, disiplin, kerja keras, demokratis, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Kedua aspek tersebut secara langsung maupun tidak langsung diasumsikan memiliki relevansi dengan pendidikan Islam sehingga mempunyai kemenarikan untuk menjadi fokus penelitian tersebut.
Penelitian ini memfokuskan kajian pada pertama tentang aspek spiritualitas tokoh dalam buku Babad Ponorogo karya Purwowijoyo, kedua, tentang nilai ? nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam buku Babad Ponorogo karya Purwowijoyo, dan ketiga relevansi buku Babad Ponorogo karya Purwowijoyo dengan Pendidikan Islam.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan sosiologi. Penelitian ini dilaksanakan dengan bertumpu pada data-data kepustakaan (library research), yaitu data-data yang bersumber dari buku-buku yang berhubungan dengan pembahasan masalah dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik noninteraktif meliputi mancatat dokumen atau arsip (content analysis). sedang, metode analisis penelitian ini dengan menggunakan metode historis, Verstehen (pemahaman), interpretasi, hermeneutika, analitika bahasa, dan abstraksi.
Hasil penelitian ini menunjukkan Aspek spiritualitas digambarkan oleh beberapa tokohnya berkaitan dengan keyakinan sebagai kepasrahan total pada Tuhan, pengetahuan akan hukum syariat dan adat istiadat, pengalaman dengan ?amaliyah hidup, peribadatan dengan ?ubudiyah, serta penghayatan laku dan kebatinan. Nilai pendidikan karakter ditunjukkan dengan pemikiran dan tindakan-tindakan tokoh yang berkorelasi dengan nilai religius, disiplin, kerja keras, demokratis, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Sedang, relevansinya dalam pendidikan Islam ditunjukkan dengan menghubungkan antara keyakinan dan peribadatan dengan akidah Islam, serta pengetahuan dan pengalaman dengan syariat Islam.