Abstract :
Irigasi sawah merupakan salah satu kegiatan para petani. Kebutuhan akan air bisa didapatkan dari sungai, air hujan, dan air tanah. Seiring jaringan listrik sudah sampai area pertanian, hal tersebut dimanfaatkan dengan baik dan meluas oleh para petani untuk sumber tenaga bagi pompa irigasi. Begitu banyak kelebihan yang didapatkan jika memakai motor listrik sebagai motor penggerak pompa irigasi. Tetapi keterbatasan dari jaringan PLN, tidak menutup kemungkinan jika banyak juga gangguan listrik yang dapat terjadi dari yang disengaja dan tidak disengaja. Kerusakan alat sampai kecelakaan kerja bisa terjadi jika tegangan listrik naik turun. Untuk itu diadakan perencanaan alat untuk monitoring dan kontrol tegangan yang disediakan oleh PLN (Perusahaan Listrik Negara). Dengan memanfaatkan sensor tegangan ZMPT101B yang terintegrasi dengan Arduino UNO bisa dirancang alat proteksi tegangan lebih dan tegangan turun. Proteksi yang dirancang memiliki fungsi menonaktifkan kontaktor jika tegangan listrik kurang dari 200 Volt atau lebih dari 240 Volt, bilamana masalah tegangan tersebut berlangsung dalam waktu lebih dari 10 detik. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan kerja petani dan menjaga pompa irigasi terutama motor penggeraknya bisa terhindar dari kerusakan yang disebabkan oleh tegangan listrik yang tidak stabil.
Kata Kunci : Pompa Irigasi, Tegangan Listrik, Kontrol, Monitoring