Abstract :
Penggunaan bahan plastik sangat digunakan oleh masyarakat sebagai pembungkus makanan dan bahan dasar dari alat-alat sehari hari. Plastik mempunyai sifat yang lentur, ringan dan mudah dibentuk. Getah pohon pinus ini belum dimanfaatkan sama sekali oleh masyarakat sekitar, sedangkan satu batang pohon pinus dapat menghasilkan getah dengan tingkat produktivitas sebesar 7,42 gram/hari/pohon dengan waktu panen 15 hari sekali. Didalam penelitian ini akan melakukan eksperimen dengan menyapurkan bahan thermoplastic dengan getah alam dibuat spesimen yang memiliki nilai tambah yang dimana pengujiannya menggunakan pengujian tarik dan struktur mikro untuk mengetahui keterikatan antar campuran dan kekuatan tarik dengan komposisi HDPE 50%, LDPE 30%-45% dan Getah Alam 5%-20%. Hasil dari presentase ini sebagai dasar pembuatan spesimen, kemudian dilakukan pengujian tarik dan struktur mikro. Pada pengujian tarik didapatkan nilai rata-rata tertinggi pada komposisi 1 dengan persentase HDPE 50%, LDPE 45% dan Getah Alam 5% sebesar 698.8 N dengan nilai tegangan 13,081 N/mm². dan untuk nilai rata-rata terendah pada komposisi 4 dengan persentase HDPE 50%, LDPE 30% dan getah alam 20% sebesar403,9 N dengan nilai tegangan 8,253 N/mm².. Penurunan kekuatan ini disebabkan karena campuran komposisi ke 4 memiliki campuran getah alam yang banyak yang dimana getah alam jenis getah pinus memiliki sifat getas. Pengamatan hasil struktur mikro menunjukan bahwa kepadatan campuran sangat mempengaruhi tingkat kekerasan dan kekuatan sebuah spesimen, sedangkan rongga udara yang ada pada spesimen akan mengakibatkan material akan mudah patah saat di uji tarik dikarenakan daya ikat antar campuran memiliki tingkat kerapatan yang berkurang.