DETAIL DOCUMENT
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDETEKSIAN KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN DENGAN PENDEKATAN FRAUD TRIANGLE (STUDI KASUS LEMBAGA KEUNGAN PERBANKAN DI BEI PERIODE 2017-2021)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Author
Noviesta, Mellyana
Subject
HG Finance 
Datestamp
2023-03-09 06:24:36 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Financial Stabily, External Pressure, Financial targets, Nature Of Industry, Ineffective Monitoring, Finansial Need, Total Akrual Aset terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan pada Lembaga Keuangan Perbankan di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2021. Jenis penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kuantitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan perbankan periode 2017-2021 yang didapat dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI). Objek dari penelitian ini dilakukan pada perusahaan Lembaga Keuangan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017- 2021. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan program SPSS 25. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahan Lembaga Keuangan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2021 yang berjumlah 11 perusahaan, dengan penelitian 5 tahun, penulis meneliti sebanyak 44 data. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Financial Stability berpengaruh signifikan terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan. Karena identifikasi dari tinggi rendahnya stabilitas keuangan suatu perusahaan tidak akan mempengaruhi perusahaan untuk melakukan kecurangan laporan keuangan. Variabel External Pressure tidak berpengaruh signifikan terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan. karena perusahaan memiliki kemampuan dalam membayar utang?piutang yang dapat dipastikan manajer tidak akan mendapatkan tekanan akan hal itu.Variabel Financial Targets berpengaruh signifikan terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan, karena perusahaan yang memiliki laba besar akan melakukan manajemen laba daripada perusahaan dengan laba kecil. Variabel Nature of Industry tidak berpengaruh signifikan terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan, karena jika perusahaan mampu membayar hutangnya sehingga nilai debt to asset ratio menjadi rendah sehingga tidak menjadikan tekanan untuk melakukan kecurangan dalam laporan keuangan.Variabel Ineffective Monitoring tidak berpengaruh signifikan terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan, bahwa pengawasan secara kurang efektif, akan mengakibatkan manajemen beranggapan jika pekerjaannya tidak diawasi yang mengakibatkan munculnya peluang dalam melakukan tindakan fraud. Variabel Personal Financial need berpengaruh signifikan terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan, bahwa sebagian saham yang dimiliki oleh manajer, direktur, maupun komisaris perusahaan, secara otomatis akan mempengaruhi keuangan perusahaan.Variabel Akrual Aset berpengaruh signifikan terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan. Prinsip akrual dapat digunakan pihak manajemen untuk mengubah laba sehingga dapat termasuk sebagai kecurangan laporan keuangan. Hipotesis ke delapan disimpulkan bahwa secara simultan Financial Stabily, External Pressure, Financial of Indsutri, Financial targets, Ineffective Monitoring, Finansial Need, Total Akrual Aset berpengaruh signifikan terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Ponorogo