Abstract :
Kinerja manajerial sangat penting dilakukan pada organisasi sektor publik karena memiliki tujuan untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat dan bukan digunakan untuk mencari profit melainkan guna meningkatkan kualitas publik dan digunakan sebagai alat untuk mengevaluasi kinerja pada periode yang lalu serta sebagai dasar penyusunan strategi untuk selanjutnya. Kinerja manajerial adalah kinerja para individu dalam kegiatan manajerial, antara lain perencanaan, investigasi, koordinasi, supervisiour, pengaturan staf, negosiasi, dan representasi. Pengukuran kinerja manajerial pada sektor publik pada dasarnya membantu manajer publik menilai pencapaian strategi melalui alat ukur financial dan non financial.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengambilan sampelnya menggunakan angket/kuisioner. Hasil dari penelitian ini adalah adanya pengaruh akuntansi pertanggungjawaban berpengaruh terhadap kinerja manajerial. Semakin tinggi kesadaran dalam pelaporan akuntansi, maka dapat mencegah segala bentuk kecurangan dan fraud yang dalam hal itu erat hubungannya dengan pengendalian dari pihak manajerial. Semakin bagus pengedalian yang dilakukan oleh pihak manajerial maka akan mengurangi segala bentuk fraud. Adanya pengaruh penerapan teknologi informasi akuntansi berpengaruh terhadap kinerja manajerial. Dengan adanya penerapan teknologi informasi akuntansi mendorong terwujudnya sistem akuntansi pemerintahan yang accountable dan dalam perwujudannya tidak lepas dari peranan penting seorang manajerial. Adanya pengaruh akuntansi pertanggungjawaban dan penerapan teknologi informasi akuntansi terhadap kinerja manajerial, ini berarti semakin akuntansi pertanggungjawaban terhadap kinerja manajerial melalui penerapan sistem informasi akuntansi yang memadai dan ditunjang dengan pengendalian dan pengawasan dari pihak manajerial.
Kata Kunci : Akuntansi Pertanggungjawaban, Penerapan Teknologi Informasi Akuntansi dan Kinerja Manajerial