Abstract :
Hubungan Persepsi Dengan Kesiapsiagaan Orang Tua Dalam Pembelajaran Tatap Muka Di Masa Covid-19 Pada Siswa Sekolah Dasar di SDN 2 Ronowijayan Ponorogo
Oleh:
Jovan Egi Lusyanto
NIM. 18631680
ABSTRAK
Pembelajaran tatap muka yang diberlakukan di masa pandemi Covid-19 menuai kekhawatiran bagi orangtua. Mereka khawatir bahwa dalam pembelajaran tatap muka yang dilaksanakan dapat menyebabkan putra-putri mereka tertular Covid-19 sehingga banyak yang memilih pembelajaran jarak jauh. Hal tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan keluarga agar anggota keluarganya tidak tertular penyakit atau wabah yang sedang terjadi. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara persepsi dengan kesiapsiagaan orang tua dalam pembelajaran tatap muka di masa pandemi pada siswa sekolah dasar di SDN 2 Ronowijayan Ponorogo.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini cross-sectional study dengan sampel sejumlah 81 wali murid di SDN 2 Ronowijayan Ponorogo yang diperoleh melalui Non probability sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner untuk selanjutnya dianalisis menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengukuran tingkat persepsi orang tua, sejumlah 76 orang tua (93,8%) memiliki persepsi yang baik terhadap pembelajaran tatap muka di masa pandemi. Pada pengukuran tingkat kesiapsiagaan, sejumlah 74 orang tua (91,4%) memiliki kesiapsiagaan yang baik terhadap pembelajaran tatap muka di masa pandemi. Kesimpulan dalam penelitian ini diperoleh melalui pengukuran uji chi-square menunjukkan pvalue 0,001 dimana hasil tersebut < 0,05, sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Maka terdapat hubungan antara persepsi dengan kesiapsiagaan orangtua terhadap pembelajaran tatap muka di masa pandemi covid-19 di SDN 2 Ronowijayan Ponorogo.
Diharapkan bagi orang tua dapat memberikan dukungan kepada anak-anaknya dalam setiap pembelajaran di sekolah, baik yang dilakukan secara daring maupun luring. Terlebih ketika terdapat keadaan yang mendesak sehingga peran orang tua sangat dibutuhkan kesiapsiagaannya sehingga anak-anaknya tetap mendapatkan hasil pembelajaran yang maksimal.
Kata kunci: Kesiapsiagaan, Persepsi, Orangtua, Pembelajaran Tatap Muka