DETAIL DOCUMENT
ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENDENGARAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Author
Aryanti, Imelda Sagita
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2023-07-31 02:03:54 
Abstract :
ABSTRAK KARYA TULIS ILMIAH: ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENDENGARAN Oleh: IMELDA SAGITA ARYANTI NIM: 20613363 Halusinasi merupakan gangguan jiwa dimana klien mengalami perubahan persepsi sensori, merasakan sensasi palsu seperti suara, penglihatan, rasa, sentuhan, dan penciuman. Halusinasi pendengaran ditandai dengan tidak adanya rangsangan dari luar, meskipun efek yang timbul dari sesuatu yang tidak nyata halusinasi sesungguhnya ialah bagian dari kehidupan mental penderita halusinasi yang teresepsi. Tujuan Karya Tulis Ilmiah ini adalah memberikan asuhan keperawatan pada klien skizofrenia yang mengalami halusinasi pendengaran yang meliputi pengkajian, analisa data, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan. Asuhan keperawatan ini dilakukan di ruang Abimanyu Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr. Arif Zainudin Surakarta selama 5 hari pada tanggal 2 Januari 2023-6 Januari 2023. Metode pendekatan yang digunakan adalah proses keperawatan. Hasil pengkajian yang didapatkan bahwa klien mengalami halusinasi pendengaran, klien mengatakan mendengar suara bisikan orang dan suara hewan, suara tersebut sering muncul disepanjang malam saat mau tidur, dan klien juga mendengar suara yang menyuruhnya tidak boleh tidur,menyuruh makan, menyuruh minum, biasanya muncul saat klien melamun, dan didapatkan data objektif bahwa klien nampak berbicara sendiri, klien nampak berbicara melantur, klien mengarahkan telinga ke arah tertentu, kontak mata klien kurang, perhatian klien mudah beralih, klien nampak menutup mata dan telinga saat suara tersebut muncul, klien nampak gelisah. Setelah dilakukan implementasi keperawatan dengan menggunakan strategi pelaksanaan, pertama klien mampu mengontrol halusinasi dengan cara menghardik halusinasi, kedua klien mampu mengontrol halusinasi dengan cara minum obat secara rutin, ketiga klien mampu mengontrol halusinasi dengan cara bercakap-cakap dengan orang lain, keempat klien mampu mengontrol halusinasi dengan cara melakukan aktivitas terjadwal. Dalam melakukan cara mengontrol halusinasi, klien dibantu dan diingatkan oleh perawat, klien mampu melakukan kontrol halusinasi dengan baik dan benar dengan bantuan perawat. Klien yang mengalami halusinasi membutuhkan komunikasi terapeutik yang baik sehingga menunjang kesembuhan klien. Setelah dilakukan strategi pelaksanaan pada klien skizofrenia dengan masalah gangguan halusinasi pendengaran berkurang. Kata kunci: Skizofrenia, Halusinasi pendengaran, dan Asuhan Keperawatan. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Ponorogo