Institusion
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Author
Permatasari, Dinda Putri
Sari, Rika Maya
Verawati, Metti
Subject
RT Nursing
Datestamp
2023-08-31 05:59:32
Abstract :
Bertambahnya usia seseorang mengakibatkan penurunan fungsi, salah satunya sistem pencernaan dan eliminasi yang berakibat pada terjadinya konstipasi. Upaya massage abdomen dapat merangsang aktivitas parasimpatitis dan juga respon gastrointestinal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan terapi massage abdomen sebagai terapi non-farmakologis untuk mengatasi risiko konstipasi pada lansia.
Penelitian ini menggunakan metode literature review dimana data yang digunakan berasal dari jurnal dengan rentang publikasi lima tahun terakhir. Database pencarian literatur melalui Google Scholar, SAGE Publication, dan Index Copernicus. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis deskriptif.
Hasil penelitian yang dilakukan dengan menganalisis enam jurnal diperoleh bahwa massage abdomen dapat menurunkan tingkat konstipasi, menjaga keteraturan pola eliminasi defekasi pada lansia, meningkatkan fungsi saluran cerna, dan efektif dalam mengatasi gejala konstipasi. Pijat perut memiliki efek terukur pada sembelit, baik bagian yang sedikit otot melalui stimulasi atau bagian otot spasmodik melalui relaksasi.
Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu teknik abdominal massage merupakan terapi yang efektif untuk mengatasi masalah konstipasi yang dialami oleh lansia. Abdominal massage dilakukan selama 7 hari dengan durasi 10 -15 menit. Penekanan menggunakan tangan dengan kekuatan sedang pada abdomen dapat mempengaruhi munculnya kontraksi otot rektal pada lansia sehingga memudahkan pasien dalam melakukan defekasi