Abstract :
Hipertensi disebut sebagai ?silent killer? karena dapat muncul secara tiba?tiba terlebih pada lansia. Beban global hipertensi meningkat seiring meningkatnya
populasi lansia serta prevalensi obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan antara obesitas dengan kejadian hipertensi pada lanjut usia
di Posyandu Lansia Desa Ngampel, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel dalam
penelitian ini sejumlah 39 lansia di Posyandu Lansia Desa Ngampel yang
diperoleh dengan metode purposive sampling. Variabel obesitas diukur dengan
IMT, sedangkan variabel hipertensi diukur dengan tekanan darah. Analisa statistik
menggunakan Chi-square test dengan ? = 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan dari 39 responden terdapat sebanyak 14
(35,9%) lansia mengalami obesitas dan 21 (53,5%) lansia mengalami hipertensi.
Uji statistik Chi-square menunjukkan nilai p-value = 0,043 < ? = 0,05 maka H1
diterima yang berarti ada hubungan antara obesitas dengan kejadian hipertensi
pada lanjut usia di Posyandu Lansia Desa Ngampel, Kecamatan Balong,
Kabupaten Ponorogo. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi angka obesitas,
maka semakin tinggi pula prevalensi hipertensi pada lansia. Diharapkan kepada
lansia agar dapat menjaga berat pola makan, meningkatkan aktivitas fisik, serta
rutin melakukan cek tekanan darah.