DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI PEMBIASAAN TAHFIDZ DI MI MUHAMMADIYAH PONOROGO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Author
Nurfarida Kusindarti, Lafika
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2023-09-04 05:27:36 
Abstract :
Latar belakang dari penelitian ini adalah pentingnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di setiap madrasah maupun sekolah. Sebagai tempat untuk mencari ilmu, lembaga pendidikan harus memahami serta mengetahui seperti apa kebutuhan masyarakat kita sekarang ini, sebagai salah satu tujuan dalam meningkatkan pembaharuan serta peningkatan kualitan pendidiknya. Pembiasaan positif di sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat secara terus menerus dan perlahan-lahan dapat membentuk pribadi yang sesuai denga tujuan pembiasaan yang dilakukan. Peneliti melakukan penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan bagaimana implementasi pendidikan karakter religius melalui pembiasaan tahfidz di MI Muhammadiyah Ponorogo. Dan apa saja faktor pendukung dan penghambat serta hasil kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Peneliti mengambil lokasi penelitian di MI Muhammadiya Ponorogo. Subjek penelitian ini meliputi kepala sekolah, waka siswa ,guru, siswa, wali siswa. Teknik pengumpulan data yang peneliti lakukan, yakni dengan melakukan observasi ke lapangan, wawancara, dokumentasi, serta mencari referensi yang sesuai dengan konteks penelitian. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti yakni: 1) Implementasi pendidikan karakter religius melalui pembiasaan tahfidz pertama, pentingnya pembiasaan tahfidz untuk membentuk karakter religius siswa, Kedua tahfidz merupakan pembiasaan yang sudah menjadi kebiasaan setiap hari sebelum pembelajran di mulai. Ketiga kegiatan tahfidz di awali dengan guru mangajak murojaah bersama-sama supaya siswa mengingat kembali surat yang sudah dihafalkan, Ke empat guru tahfidz menalaqqi siswa kemudian setelah hafal menyetorkannya ke guru tahfidz. Kelima shalat dhuha dilaksanakan setelah kegiatan tahfidz. Keenam guru tahfidz sebagai teladan, pembimbing dan sebagai pembentuk akhlakul karimah bagi siswa. 2) Faktor pendudung penerapan pendidikan karakter religius melalaui pembiasaan tahfidz adalah faktor guru dan lingkungan sekolah, faktor keluarga sedangkan faktor penghambat penerapan pendidikan karakter religius melalui pembiasaan tahfidz adalah faktor lingkungan keluarga dan faktor lingkungan tempat tinggal. Solusi untuk mengatasi penghambat dalam penerapan pendidikan karakter religius melalui pembiasaan tahfidz dengan kerjasama dengan semua pihak yang berdekatan dengan siswa. 3) Hasil implementasi pendidikan karakter religius melalui pembiasaan tahfidz karakter siswa yang nampak yaitu jujur, disiplin, ihklas, toleransi, percaya diri 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Ponorogo