Abstract :
ABSTRAK
HUBUNGAN FREKUENSI PERAWATAN KATETER URINE DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DI RUANG KH AHMAD DAHLAN RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO
Oleh : Henes Nurianto
E-mail : henesnurianto@gmail.com
Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan kejadian yang sering terjadi di rumah sakit dan dilaporkan 37% dari pasien rawat inap di RSU Muhammadiyah Ponorogo terpasang kateter urine dan 38% diantaranya mengalami ISK. Frekuensi perawatan kateter urine berpotensi mempengaruhi kejadian ISK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara frekuensi perawatan kateter urine dengan kejadian infeksi saluran kemih (ISK) di Ruang KH Ahmad Dahlan RSU Muhammadiyah Ponorogo.
Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien rawat inap di Ruang KH Ahmad Dahlan di RSU Muhammadiyah Ponorogo pada bulan September ? Oktober 2023 sejumlah 484 pasien dengan rata-rata 242 orang/bulan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel penelitian adalah sebagian pasien rawat inap yang terpasang kateter sejumlah 30 responden. Pengumpulan data menggunakan Check List. Tehnik analisa data dengan menggunakan Chi-Square.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 30 responden didapatkan hasil sebagian besar sebanyak 28 responden (93,33%) dengan frekuensi perawatan kateter urine tidak teratur (tidak setiap hari) dan sebagian besar sebanyak 29 responden (96,67%) mengalami kejadian infeksi saluran kemih (ISK). Hasil uji statistik Chi-Square didapatkan nilai p-value yang diperoleh sebesar 0,095 > 0,05 sehingga tidak tolak H0 yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi perawatan kateter urine dengan kejadian infeksi saluran kemih (ISK) di Ruang KH Ahmad Dahlan RSU Muhammadiyah Ponorogo.
Melihat hasil penelitian tersebut saran untuk perawat adalah perlu meningkatkan kepatuhan perawatan kateter sesuai standar prosedur operasional dan bagi rumah sakit meningkatkan surveilans PPI dalam proses menekan kejadian infeksi akibat pemasangan kateter.
Kata Kunci : Perawatan Kateter Urine, Kejadian Infeksi Saluran Kemih (ISK)