Abstract :
Kekurangan dan kelebihan gizi muncul karena pola makan bergizi tidak
seimbang kekurangan gizi terjadi akibat asuapan gizi di bawah kebutuhan tubuh,
sedangkan kelebihan gizi timbul karena asupan gizi melebihi kebutuhan tubuh.
Kekurangan gizi seimbang pada remaja putri dapat terjadi bila perilaku remaja
dalam memenuhi gizi seimbang tidak memperhatikan kebutuhan-kebutuhan zat
gizi yang diperlukan tubuh. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran
perilaku remaja putri dalam memenuhi gizi seimbang.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian adalah
semua remaja putri di Fakultas Ilmu Kesehatan Prodi D-3 Kebidanan Tingkat I
Universitas Muhammadiyah Ponorogo sejumlah 50 responden. Tehnik sampling
yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel 50 responden.
Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengolahan dan analisa data
menggunakan editing, coding, scoring dan tabulating analisa data dengan skor T.
Hasil penelitian dari 50 responden didapatkan sebagian besar responden
mempunyai perilaku positif dalam memenuhi gizi seimbang sebesar 23 responden
(44%) dan perilaku negatif sebesar 27 responden (56%).
Hasil penelitian ini direkomendasikan untuk penelitian selanjutnya
mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku remaja putri dalam
memenuhi gizi seimbang.
Kata kunci: perilaku, remaja, gizi seimbang