Abstract :
Mubarok Habibulloh, Anis. 2018. Model Penanaman Akhlak Berbasis Budaya Membaca Al-Qur?an (Studi Kasus di SDIT As-Syafi?iyah Kendal Mlembem Jambon Ponorogo. Skripsi. Program Strata Satu (S-1), Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Pembimbing : (I) Drs. Rido Kurnianto, M.Ag (II) Nurul Abidin, M.Ed
Kata Kunci : Akhlak, Budaya, Membaca Al-Qur?an
SDIT As-syafi?iyah Kendal Jambon Ponorogo merupakan salah satu lembaga pendidikan yang mengimplementasikan pentingnya penanaman akhlak dalam proses pendidikan. Sekolah Dasar Islam Terpadu ini sudah menerapkan budaya membaca Al-Qur?an sejak awal berdiri. Untuk mengatasi permasalahan akhlak pada siswa, SDIT As-syafi?iyah Kendal Blembem Jambon Ponorogo ini melakukan penanaman akhlak melalui budaya membaca Al-Qur?an sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan : Untuk mengetahui penerapan budaya membaca Al-Qur?an siswa di SDIT As-syafi?iyah Kendal Blembem Jambon Ponorogo, model penanaman akhlak berbasis budaya membaca Al-Qur?an siswa, faktor penghambat dan pendukung model penanaman akhlak berbasis budaya membaca al-qur?an
Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, dan pengumpulan datanya dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang semuanya digunakan untuk Model Penanaman Akhlak Berbasis Budaya Membaca Al-Qur?an
Hasil dari penelitian ini disimpulkan sebagai berikut : (1) Penerapan budaya membaca Al-Qur?an di SDIT As-syafi?iyah dilaksanakan setiap hari jam 06.30 sampai jam 07.00 sebelum dilaksanakan bina nafsiyah dan jam pelajaran dimulai. Sedangkan pelaksanaan metode atau cara penerapan budaya membaca Al-Qur?an di SDIT As-syafi?iyah dengan sistem sorogan yaitu siswa membaca Al-Qur?an dengan cara satu persatu langsung menghadap guru. Budaya membaca Al-Qur?an dapat membentuk anak untuk menjadi anak yang berakhlak baik, berbudi pekerti bagus, sopan dan santun, serta menjadi anak yang shaleh. (2) Model penanaman akhlak berbasis budaya membaca al-qur?an di SDIT As-syafi?iyah Kendal Blembem Jambon Ponorogo melalui : Ibadah, larangan atau perintah (Amar Ma?ruf Nahi Munkar), memberi nasehat, dan memberi teladan. (3)Faktor pendukung model penanaman akhlak berbasis budaya membaca Al-Qur?an di SDIT As-sysfi?iyah yaitu: mentoring, monitoring, kegiatan pendung keagamaan serta sarana dan prasarana yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya adalah wali murid yang kurang bekerja sama dengan pihak sekolah, adanya kecanggihan teknologi yang mengganggu proses belejar siswa.