DETAIL DOCUMENT
STRATEGI MANAJERIAL MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK (STUDI KASUS DI MI NURUL HUDA GROGOL SAWOO)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Author
NENENG, NURSAWITRI
Subject
Islamic Studies 
Datestamp
2018-10-03 06:48:34 
Abstract :
Nursawitri, Neneng. 2018. Strategi Manajerial Madrasah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik (Studi Kasus Di MI Nurul Huda Grogol Sawoo). Skripsi. Progam Strata (S1), Progam Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Pembimbing: (I) Drs. Achmad Muslich, M.Si, (II) Rohmadi, M.P.I. Kata Kunci: strategi manajerial, manajerial Madrasah, meingkatkan kedisiplinan Strategi manajerial madrasah berpengaruh terhadap keberhasilan madrasah. Pengelolaan manajemen yang terorganisir pada suatu madrasah akan menghasilkan dampak yang unggul pada lembaga pendidikan tersebut. Khususnya manajerial dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik. Strategi yang diterapkan untuk mendisiplinkan murid dalam sebuah lembaga sudah tentu berbeda terlebih pada usia jenjang SD atau MI. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui strategi manajerial yang dilakukan di MI Nurul Huda Grogol Sawoo dalam meningkatkan kedisiplinan murid, (2) Untuk mendeskripsikan proses pendisiplinan murid di MI Nurul Huda Grogol Sawoo, (3) Untuk mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung dalam menerapkan strategi manajerial madrasah di MI Nurul Huda Grogol Sawoo. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penyimpulan data. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Strategi Manajerial Madrasah yang dilakukan MI Nurul Huda Grogol dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik yaitu menyelenggarakan sistem manajerial yang terdiri dari: perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengontrolan. Proses pendisiplinan murid melalui pengupayaan progam yang didalamnya terdapat peraturan, hukuman, penghargaan dan konsistensi. Faktor penghambatnya yaitu: kurangnya tenaga khusus untuk menangani keamanan, pengaruh lingkungan keluarga, kurang kerja sama yang seimbang antara orang tua dengan madrasah. Faktor pendukungnya yaitu: tersusun progam kerja tahunan, adanya waka kesiswaan, absen kelas murid, absen fringer print guru, mobil antar jemput milik madrasah. Sehubung dengan hasil penelitian, bahwa penulis menyarankan: (1) Penambahan tenaga dalam hal keamanan, (2) Meningkatkan solidaritas kekeluargaan dengan wali murid agar ter jalin kerja sama yang lebih bagus. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Ponorogo