Abstract :
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui semiotika Umberto Eco dalam perspektif sosial, politik, ekonomi, dan budaya pada cover majalah Tempo edisi Jokowi 16 September - 22 September 2019 dan edisi Anies Baswedan 11 November - 17 November 2019. Teori yang digunakan adalah semiotika Umberto Eco. Metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik analisis data menggunakan konsep Umberto Eco dengan cara menentukan sign, signifield, denotasi, konotasi, mitos, interpretasi, sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa dalam cover majalah Tempo edisi Jokowi terdapat makna tentang ekspetasi masyarakat atas Revisi UU KPK. Sebenarnya dibalik tidak terealisasinya janji ? janji, ada tanggungjawab Presiden terhadap masalah tersebut. Pinokio dalam cover tersebut hanyalah bayangan, karena pada dasarnya Tempo merupakan suatu media yang kritis yang sesuai dengan konstitusi. Sedangkan pada cover edisi Anies Baswedan adanya sesuatu dibalik anggaran pembelian lem Aibon. Sebenarnya, permasalahan tersebut bukan merupakan hal yang sembarangan tetapi cara Anies Baswedan menyikapinya dengan percaya diri serta dijadikan sebagai kritikan. Karena menurut Anies Baswedan hal tersebut merupakan informasi yang kurang tepat.