Abstract :
Latar belakang : Remaja yang menggunakan media sosial berlebihan dapat
mengalami kecanduan yang dapat menyebabkan timbulnya masalah psikis
kestabilan mental emosinya. Rata-rata durasi penggunaan media sosial remaja saat
ini berkisar antara 2-3 jam bahkan bisa lebih, normal waktu penggunaan media
sosial adalah 1-2 jam.Tujuan : Dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan
durasi penggunaan media sosial dengan gangguan mental emosional Mahasiswa
S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo dengan menggunakan
media sosial. Metodologi : Penelitian ini, menggunakan desain penelitian
kuantitatif dengan studi korelasi yang menggunakan pendekatan Cross-sectional.
Teknik sampling menggunakanAccidental Sampling pada 47 responden dengan
menggunakan kuisoner online. Hasil : Pengumpulan data menggunakan kuisoner
dan analisis data dengan Chi Squerenilai p value 0,045 < nilai ? 0,05 dikatakan
bahwa ada hubungan antara durasi penggunaan media sosial dengan gangguan
mental emosional pada remaja S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah
Ponorogo. Diskusi :Menggunakan media sosial berlebihan dapat mengalami
kecanduan yang dapat menyebabkan timbulnya masalah psikis kestabilan mental
emosinya antara lain depresi, stress, kecemasan, ketakutan bahkan juga dapat
mempengaruhi pola tidur. Kesimpulan : Semakin tinggi durasi penggunaan
media sosial responden maka semakin meningkat juga resiko mengalami
gangguan mental emosionalnya. Maka, penggunaan media sosial sejatinya pilihan
masing-masing penggunanya, jadilah pengguna yang bijak dan cerdas dalam
memanfaatkan teknologi dijaman era modernisasi seperti sekarang ini.