Abstract :
Stroke adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu, karena sebagian sel-sel otak mengalami kematian akibat gangguan aliran darah karena sumbatan atau pecahnya pembuluh darah otak. Kurangnya aliran darah didalam jaringan otak yang menyebakan timbulnya reaksi biokimia, yang dapat merusak atau mematikan sel-sel saraf pada otak. Kematian jaringan otak juga dapat menyebabkan hilangnya fungsi yang dikendalikan oleh jaringan itu.metode Penelitian ini menggunakan Pra- Eksperimental One-Group Pre-Post Test Design dengan analisa data menggunakan statistik wilcoxon sign rank test. Hasil dari penelitian ini Responden sebagian besar berada direntang usia 30-50 tahun, jenis kelamin laki-laki, memiliki riwayat penyakit keluarga, dan lama menderita stroke 1-5 tahun. Uji Wilcoxon menunjukan tingkat signifikasi p value = 0,00 dengan ?= 0,05 (p) pada tangan kanan sedangkan pada tangan kiri menunjukkan tingkat signifikan p value = 0.00 dengan ?= 0,02 (p). Kesimpulan: Terdapat pengaruh antara Range Of Motion ( ROM) terhadap kekuatan otot pada pasien stroke karena setiap responden mengalami peningkatan skala kekuatan otot setelah dilakukan ROM dengan cara menggengam bola.