Abstract :
Anak yang lahir dengan kondisi mental yang kurang sehat membuat
perubahan persepsi orang tua tidak siap menerimanya dan memperlakukan anak
tersebut secara kurang baik. Anak kebutuhan menjadi beban fisik dan psikologis,
sehingga mempengaruhi persepsi orang tua menjadi negatif dalam mendididk.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Orang Tua Tentang Anak
Kebutuhan Khusus (ABK).
Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan Populasi Seluruh orang tua
yang mempunyai Anak Kebutuhan Khusus (ABK) Di SLB Jenangan Ponorogo
dengan besar sampel 43 responden. Sampling penelitian menggunakan Total
Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data
menggunakan Skor T.
Hasil penelitian Persepsi Orang Tua Tentang Anak Kebutuhan Khusus
(ABK) didapatkan diinterpretasikan bahwa sebagian besar 23 responden (53,5%)
berpersepsi negatif, dan hampir setengahnya 20 responden (46,5%) berpersepsi
positif .
Kesimpulan penelitian terdapat sebagian besar responden berpersepsi
negatif, maka peneliti menyarankan pada peneliti selanjutnya untuk meleliti
tentang Perilaku Orang Tua Tentang Anak Kebutuhan Khusus (ABK)