Abstract :
Hiperbilirubin merupakan salah satu fenomena klinis yang sering ditemukan pada bayi baru lahir. Salah satu penatalaksanaan bayi yang mengalami hiperbilirubin yaitu dengan dilakukan fototerapi, namun fototerapi bisa menyebabkan masalah keperawatan yaitu hipertermi. Hipertermi adalah suhu tubuh meningkat diatas rentang normal tubuh. Asuhan keperawatan yang cepat dan tepat dalam mengatasi masalah keperawatan hipertermi yaitu dengan cara melakukan tindakan tepid sponge. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intervensi tepid sponge pada bayi hiperbilirubinemia post fototerapi dengan masalah keperawatan hipertermi.
Metode dalam penelitian ini adalah metode studi literature dengan menggunakan data sekunder hasil dari penelitian terdahulu. Berdasarkan hasil penelitian studi literatur menurut Hera Hijriani (2019), Wasis Pujiati (2015, Ageng Abdi Putra (2018) penanganan hipertermiyang efektif yaitu melakukan tindakan tepid sponge untuk memberikan reaksi fisiologis berupa vasodilatasi dari pembuluh darah besar dan meningkatkan evaporasi panas dari permukaan kulit sehingga dapat menurunkan suhu tubuh. Dengan hal ini maka angka kejadian hipertermi dapat diperkecil.
Berdasarkan uraian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian tepid sponge efektif dan sangat berpengaruh terhadap penurunan suhu tubuh.