Abstract :
Pertumbuhan balita merupakan hal yang penting diperhatikan setiap orang tua untuk mengetahui kondisi kesehatan balita. Screening pemantauan pertumbuhan balita dapat dilakukan dengan metode antropometri di posyandu secara berkala, namun selama terjadinya pandemi covid 19 kegiatan posyandu dialihkan dengan terfokus untuk imunisasi di puskesmas setempat bahkan sempat dihentikan karena dikhawatirkan tersebarnya virus corona. Smart posyandu merupakan sistem yang dirancang untuk kegiatan posyandu selama pandemi terutama dalam monitoring pertumbuhan dengan tetap menerapkan physical distancing. Memanfaatkan konsep Internet of Things menerapkan metode antropometri untuk mengetahui status gizi bayi/balita dengan menggunakan sensor ultrasonik untuk mengukur tinggi badan dan load cell untuk berat badan yang akan terintegrasi dengan aplikasi android, data yang telah tersimpan di aplikasi dapat diakses oleh ibu dan kader posyandu sehingga pertumbuhan bayi/balita tetap terpantau selama pandemi. Hasil dari penelitian ini berupa alat pengukur berat dan tinggi bayi/balita serta aplikasi untuk menyimpan data hasil pengukuran dan status gizi yang dapat diakses oleh ibu dan kader posyandu. Dengan hasil pengujian sensor ultrasonik memiliki ketelitian sebesar 0,01 cm dan sensitivitas sebesar 2 cm, serta load cell memiliki ketelitian sebesar 0,01 kg dan sensitivitas sebesar 0,03 kg sementara untuk kapasitas penyimpanan database sebesar 1gb.