Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem pengendalian internal dan penerapan manajemen resiko kredit terhadap pemberian kredit pada koperasi simpan pinjam, dengan adanya fenomena yang terjadi pada koperasi simpan pinjam yang disebabkan oleh adanya kredit macet yang di akibatkan oleh nasabah maka penelitian ini berfokus pada koperasi simpan pinjam agar dapat mengendalikan dan meminimalisir terjadinya kredit macet pada saat pemberiam kredit. Populasi dalam penelitian ini adalah koperasi simpan pinjam di Ponorogo pada tahun 2020, sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden atau 15 koperasi simpan pinjam di karenakan setiap koperasi simpan pinjam diambil 2 responden yaitu kepala bagian kredit dan administrasi kredit. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan metode pengumpulan data kuisioner secara langsung, penelitian ini menggunakan metode analisis Linier Berganda dengan alat uji analisis SPSS 22.
Hasil penelitian hipotesis yang pertama menunjukan bahwa sistem pengendalian internal berpengaruh positif signifikan terhadap pemberian kredit, hal tersebut dapat diartikan bahwa semakin tinggi sistem pengendalian internal maka semakin tinggi pula dalam pemberian kredit. Hasil penelitian pada hipotesis kedua menunjukan bahwa penerapan manajemen resiko kredit berpengaruh positif signifikan terhadap pemberian kredit, hal tersebut dapat diartikan bahwa semakin tinggi penerapan manajemen resiko kredit maka semakin tinggi pula dalam pemberian kredit.