Abstract :
ABSTRAK
Inkubator buatan adalah sebuah ruang di mana suhu, kelembapan, dan ventilasi dikontrol untuk tujuan menetaskan telur dalam jumlah yang relatif besar dari pada yang dapat ditangani oleh satu ayam dalam satu waktu. Mesin penetas telur merupakan sebuah alat yang digunakan untuk membantu proses penetasan telur. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui penempatan sumber panas yang tepat pada kinerja pencapaian keberhasilan alat penetas telur. Alat penetas telur yang digunakan berbentuk box persegi panjang dengan pemanas dari lampu pijar dengan penempatan posisi pemanas yang bervariasi. Menyesuaikan temperature dan kelembapan yang sesuai kebutuhan penetasan. Dari penelitian ini menunjukkan hasil terbaik pada bok dengan variasi no. 1 memiliki rata-rata suhu sebesar 1A=37,8., 1B=38,3., 1C=38,5., 1D=37,6., 1E=37,8., 1F=38., 1G=38,6., 1H=37,8. disisi lain kelembapan yang dihasilkan ialah pada lampu nyala memiliki kelembapan 63,7 %, pada kondisi lampu padam memiliki kelembapan 72,2, sehingga dari 8 telur yang di tetaskan dapat menetaskan 8 telur dengan baik, dengan persentase daya tetas 100%, dengan biaya pengeluaran untuk listrik sebesar Rp. 4.762,8. Hal ini menunjukkan penempatan pemanas yang tepat pada Alat Penetas Telur sangat berpengaruh pada distribusi serta kinerja yang dihasilkan dalam keberhasilan penetasan.
Kata Kunci : Alat Penetas Telur, Sumber Panas, Temperatur, Kelembapan, Daya Tetas, Biaya Listrik.