Abstract :
Manusia sebagai makhluk beragama artinya sebagai sarana untuk melakukan
kegiatan ritual ibadah baik itu secara individu maupun bersama sama tentunya
membutuhkan rumah ibadah sebagai tempat untuk untuk melaksanakan ibadah
kepada tuhannya. Hanya saja dalam dalam kurun waktu terakhir ini kegiatan sosial
masyarakat tidak dapat berlangsung sebagaimana mestinya , dikarenakan pandemi
covid-19 yang dimana hingga pertengahan tahun 2021 masih saja terjadi
penambahan kasus penularan untuk beberapa daerah di Indonesia. Beberapa
kegiatan masyarakatpun terkena dampak dari penambahan kasus yang terjadi.
Sehingga di berlakukan aturan penutupan tempat ibadah hingga kasus penularah
covid ini dapat di kendalikan. Hanya saja penutupan tempat ibadah tidak dapat
dilakukan dalam waktu yang lama, Kegiatan ibadah masyarakat merupakan tradisi
yang telah berlangsung sejak lama dan menjadi kebiasaan yang tidak dapat di
tinggalkan serta sebagian besar pelaksanaannya di laksanakan dirumah ibadah.
Menyikapi permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat tersebut,
Penerapan tekhnologi berupa sistem yang dapat melakukan perhitungan terkait
Kelayakan rumah ibadah dengan memanfaatkan data penularan covid-19 di suatu
lingkungan dapat membantu mengatasi permasalahan yang terjadi dilingkungan
juga dapat membantu satgas maupun pihak kelurahan.