Abstract :
Stimulasi merupakan kegiatan merangsang kemampuan dasar anak agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal, agar tidak mengalami delayed dalam pertumbuhan anak khusunya dalam perkembangan bahasa dan bicara. Tujuan untuk mengetahui gambaran peranan orangtua maupun pengasuh dalam memberikan stimulasi perkembangan bahasa pada anak sejak dini atau sejak usai toddler.
Metode dalam penelitian ini yaitu non experimental dengan pendekatan cross sectional study. Sampel yang digunakan yaitu 60 responden yang diperoleh dengan metode purposive sampling. Kriteria sampel yaitu orang tua maupun pengasuh anak yang memiliki anak usia toddler 1-3 tahun dan terdafar di posyandu keniten ponorogo. Penelitian ini menggunakan instrumen wawancara dan kuesioner.
Berdasarkan dari hasil analisa dapat diketahui bahwa nilai Signifikan. menunjukkan bahwa ada hubungan peran orangtua dalam memberikan stimulasi bahasa pada anak usia toddler di Posyandu Keniten Ponorogo dengan hasil perhitungan Chi-Square dengan menggunakan SPSS didapatkan hasil p value 0,000 dengan alpha 0,05. Kesimpulan pada penelitian ini adalah p value (0,000) < ? (0,05) yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada hubungan peran orangtua dalam memberikan stimulasi bahasa pada anak usia toddler di Posyandu Keniten Ponorogo.
Saran untuk Tenaga kesehatan memberikan pelatihan pada kader Posyandu tentang stimulasi dan deteksi dini tumbuh kembang anak, yang akan diterapkan pada anak usia toddler saat posyandu dengan melibatkan orang tua anak usia toddler agar bisa memberikan stimulasi pada anaknya dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.