Abstract :
Luka bakar merupakan luka yang sering disebabkan oleh api, air ?panas,kontak dengan material panas atau dingin, bahan kimia dan aliran listrik ?yang melewati jaringan. Luka bakar mengakibatkan hilangnya barrier pertahanan ?kulit sehingga mudah timbulnya koloni bakteri sehingga bisa menimbulkan infeksi ?pada luka bakar akan menyebabkan proses penyembuhan yang lama.Penulisan ini ?bertujuan untuk menganalisis perawatan luka bakar dengan masalah resiko infeksi ?dengan menggunakan madu.?
Metode yang digunakan adalah studi literatur pada lima artikel penelitian ?terdahulu tentang mengatasi resiko infeksi pada pasien luka bakar dengan ?perawatan luka bakar dengan menggunakan madu. Hasil penelitian studi literature ?ini mengenai perawatan luka bakar menggunakan madu karena madu mengandung ?pH 3,2-45 yang menandakan bahwa madu memiliki keasaman, lingkungan asam ?pada madu tidak dapat untuk pertumbuhan bakteri karena madu mempunyai efek ?antimikroba, efek antiinflamasi dan dapat meningkatkan fibroblans yang dapat ?mempercepat proses penyembuhan luka untuk mencegah terjadinya infeksi pada ?luka bakar.?
Studi literatur ini diharapkan mampu memberikan motivasi dan ?pengetahuan dalam upaya penerapan penatalaksanaan non farmakologis guna ?untuk menncegah terjadinya infeksi pada luka bakar dan dari beberapa penelitian ?bahwa madu dapat dijadikan alternatife pada perawatan luka bakar sebagai ?antibiotik.?
Kata kunci: Luka Bakar, Resiko Infeksi, Madu?