Abstract :
Dewasa ini perkembangan sepeda motor matic meningkat sangat pesat.
Hal ini dikarenakan motor matic dapat dengan mudah dioperasikan dan mudah
dalam hal perawatan. Namun hal tersebut bertolak belakang dengan peforma yang
dihasilkan jika dibandingkan dengan motor cub atau sport. Untuk dapat
meningkatkan peforma kendaraan maka dibutuhkan beberapa modifikasi
dibeberapa komponen CVT, khususnya pada komponen driven face spring.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peforma mesin, dalam hal ini torsi dan
daya.Pengujian dilakukan dengan menggunakan pegas standar, pegas 1000 rpm
(Konstanta 5,47 N/mm), pegas 1500 rpm (Konstanta 5,65 N/mm) dan pegas 2000
(Konstanta 6,29 N/mm) rpm. Pengujian dilakukan dengan memasang masingmasing pegas pada kendaraan dan mengambil data akselerasi dan torsi melalui
proses dynotest.Dari data tersebut didapat bahwa pegas 6,29 N/mm menghasilkan
percepatan 8,9 m/s² pada kecepatan 0-30 km/jam, percepatan 18,1 m/s² pada
kecepatan 0-60 km/jam, percepatan 26,1 m/s² pada kecepatan 0-90 km/jam dan
menghasilkan torsi maksimum sebesar 8,9 N.m.