Abstract :
Gosip merupakan fenomena sehari-hari dalam realitas kehidupan masyarakat yang sering terabaikan dalam pengkajian ilmiah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stereotype perempuan tukang gosip dalam film pendek Tilik menggunakan analisis teori Teun A Van Dijk. Film ini menarik untuk di teliti, karena mengangkat realitas budaya yang ada di Indonesia. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Analisis wacana yang dikembangkan oleh Teun A Van Dijk. Analisis Teunb Van Dijk memiliki tiga dimensi yang menjadi objek penelitianya yaitu teks, kognisi social dan juga konteks social. Analisis teks merupakan susunan struktur teks yang terdapat pada teks. Kognisis social merupakan pandangn, pemahaman, serta kesadaran mental si pembuat teks. Sedangkan konteks social merupakan pengetahuan mengenai situasi yang berkembang dimasyarakat yang berkenaan atas suatu wacana. Jika dianalisis secara umum, pembuat film dalam film pendek Tilik menyampaikan pesanya mengenai permasalahan masyarakat Indonesia yang masih sering termakan hoaks akibat informasi yang tidak dicek kebenaranya terlebih dahulu, selain itu realita budaya gosip yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat. Melalui strategi wacana model Teun Van Dijk, penulis menemukan bahwa informasi dalam Film Tilik berhubungandengan informasi dalam kalimat lainya, serta memiliki unsur-unsur kohorensi di dalamnya, sehingga terbentuklah struktur wacana berupa bentuk dan makna. Penyampaian informasi dalam film pendek Tilik dikemas dengan gaya Bahasa yang ekspresif dan sangat sederhana. Penokohanya juga memiliki karakter yang kuat.