Abstract :
Sumber daya manusia berkualitas terlihat dari etos kerja yang maksimal, kesetiaan
dalam bekerja, tingkat kesejahteraan, kepuasan kerja, produktivitas dan tingkat
penghasilannya karyawan meningkat (Sedarmayanti, 2013). Salah satu ukuran kualitas
karyawan dapat dilihat dari etos kerjanya; semakin tinggi makin baik.
Untuk meningkatkan etos kerja diperlukan keahlian interpersonal. Karyawan
dengan keahlian interpersonal akan mempunyai komitmen untuk bekerja keras.
Komitmen untuk bekerja keras akan menumbuhkan perasaan puas terhadap pekerjaan
yang dikerjakan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis
path/jalur. Pada pendekatan kuantitatif, data yang dihitung berupa angka-angka.
Penelitian dengan metode kuantitatif ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh
Kepuasan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Menggunakan Etos Kerja
Sebagai Variabel Mediasi Pada Fajar Jaya Bakery Magetan.
Analisis data penulis lakukan di awali dengan pengumpulan dan pengolahan data
berupa kuesioner tertutup dengan skala likert dimana alternatif jawaban nilai 1
sampai dengan 5 pemberian skor dilakukan atas jawaban pertanyaan baik mengenai
Kepuasan Kerja (X), Etos Kerja (Y2) maupun Produktivitas Kerja Karyawan (Y1).
Dari hasil analisis data didapati bahwa Kepuasan Kerja (X) berpengaruh
signifikan secara parsial terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Y1) dengan nilai t
hitung sebesar 2,371 > t tabel 2,009, Kepuasan Kerja (X) berpengaruh terhadap Etos
Kerja (Y2) dengan nilai t hitung sebesar 8,382 > t tabel 2,009, Etos Kerja (Y2)
berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Y1) dengan nilai t hitung sebesar
3,091 > t tabel 2,009. Karena Kepuasan Kerja berpengaruh terhadap Etos Kerja dan
produktivitas kerja karyawan serta variabel moderator yaitu Etos Kerja, memiliki
pengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan, maka dapat disimpulkan bahwa Etos
Kerja memediasi Kepuasan Kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada Fajar
Jaya Bakery Magetan.