Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
Jauharatunnisa, Jauharatunnisa
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-03-28 02:27:53
Abstract :
Berdasarkan data dari Puskesmas Alalak Tengah jumlah kepesertaan JKN-KIS tahun 2021
berjumlah 10.961 jiwa yang terdaftar berada di wilayah kerja Puskesmas Alalak Tengah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan, pengetahuan, pendapatan,
dan kualitas pelayanan dengan pemanfaatan JKN-KIS di wilayah kerja Puskesmas Alalak
Tengah tahun 2021. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square.
Populasi penelitian ini semua warga di wilayah kerja Puskesmas Alalak Tengah yang
memenuhi kriteria. Sampel berjum;ah 99 responden. pengambilan sampel dilakukan dengan
cara accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner. Metode penelitian
menggunakan kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian
menunjukan sebagian besar responden memanfaatkan JKN-KIS sebanyak 80 (80,8%).
Sebagian besar berpendidikan dasar 66 (66,7%). Sebagian besar perpengetahuan cukup 43
(43,4%). Sebagian besar berpendapan rendah 68 (68,7%). Kualitas Pelayanan dimensi
ketanggapan memilih baik 56 (56,6%), dimensi kehandalan memilih baik 63 (63,6%), dimensi
jaminan memilih baik 85 (85,9%), dimensi empati memilih baik 54 (54,5%), dimensi bukti
langsung memilih baik 84 (84,8%). Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan antara
Pendidikan (p=0,241), pengetahuan (p=0,571), dan pendapatan (p=0,805) dengan pemanfaatan
JKN-KIS dan ada hubungan antara kualitas pelayanan dimensi ketanggapan (p=0,000),
dimensi kehandalan (p=0,000), dimensi jaminan (p=0,000), dimensi empati (p=0,000) dan
dimensi bukti langsung (p=0,000) dengan pemanfaatan JKN-KIS. Diharapkan fasilitas
Kesehatan agar dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan Kesehatan.
FACTORS RELATED TO THE UTILIZATION OF JKN-KIS IN THE WORK AREA OF
CENTRAL ALALAK PUSKESMAS, BANJARMASIN CITY IN 2021
Based on data from the Central Alalak Health Center, the number of JKN-KIS participation in
2021 reached 10,961 people who were recorded to be in the working area of the Central Alalak
Health Center. This study aims to determine the relationship between education, income, and
quality with the use of JKN-KIS in the work area of the Central Alalak Health Center in 2021.
The data were analyzed univariately and bivariately using the Chi Square test. The study
population was all residents in the working area of the Central Alalak Health Center who met
the criteria. The sample is 99 respondents. sampling is done by accidental sampling. The
research instrument used a questionnaire. The research method uses quantitative by using a
cross sectional approach. The results showed that the majority of respondents used JKN-KIS
as many as 80 (80.8%). most have basic education 66 (66.7%). most of the knowledge is
sufficient 43 (43.4%). mostly low income 68 (68.7%). Quality of Service dimension ofresponsiveness chose good 56 (56.6%), reliability dimension chose good 63 (63.6%),
dimension of assurance chose good 85 (85.9%), empathy dimension chose good 54 (54.5%),
the direct evidence dimension chose either 84 (84.8%). The results showed that there was no
relationship between education (p = 0.241), knowledge (p = 0.571), and income (p = 0.805)
with the use of JKN-KIS and there was a relationship between service quality, responsiveness
dimension (p = 0.000), reliability dimension ( p=0.000), dimension of assurance (p=0.000),
dimension of empathy (p=0.000) and direct dimension (p=0.000) with the use of JKN-KIS. It
is expected that health facilities can maintain and improve the quality of health services.