Abstract :
Masalah yang timbul pada Industri Meubel Sumber Usaha Banjarmasin adalah
kurangnya pengetahuan pemilik perusahaan itu sendiri mengenai pentingnya sebuah
penilaian prestasi kerja kepada karyawannya. Di dalam perusahaan tersebut terlihat dengan
jelas bahwa sistem yang dipakai dalam menjalankan aktivitas perusahaan masih
menggunakan cara-cara tradisional, baik itu dari segi pengelolaan dan penggunaan ataupun
penempatan sumber daya manusianya.
Pimpinan perusahaan merasa bahwa penilaian prestasi kerja karyawan tidaklah penting
untuk diterapkan dengan khusus, padahal penilaian prestasi kerja karyawan itu sendiri sangat
besar pengaruhnya dalam meningkatkan kemajuan perusahaan.
Dari pengamatan ini terlihat bahwa perusahaan tersebut tidak melaksanakan kebijakankebijakan mengenai penilaian prestasi kerja karyawan dan kebutuhan ataupun penyediaan
akan sumber daya manusia dengan baik dan tepat , sehingga terjadi kemunduran di dalam
perusahaan tersebut
Dalam melaksanakan hal tersebut di atas, sangatlah penting bagi Pimpinan Industri
Meubel Sumber Usaha Banjarmasin memahami arti pentingnya sebuah Penilaian prestasi
kerja karyawan. Selain itu Penilaian prestasi kerja karyawan ini memungkinkan perusahaan
untuk : a). dalam hal penilaian tersebut positif, menjadi dorongan kuat bagi karyawan yang
bersangkutan untuk lebih berprestasi lagi dimasa yang akan datang sehingga kesempatan
meniti karier lebih terbuka baginya, b). dalam hal penilaian tersebut bersifat negatif,
karyawan yang bersangkutan mengetahui kelemahannya dan dengan demikian dapat
mengambil berbagai langkah yang diperlukan untuk mengatasi kelemahan tersebut, c). jika
seseorang merasa mendapat penilaian yang tidak obyektif, kepadanya diberikan kesempatan
untuk mengajukan keberatannya sehingga pada akhirnya ia dapat memahami dan menerima
hasil penilaian yang diperolehnya.
Company leaders feel that employee performance appraisal is not important to apply
specifically, even though employee performance appraisal itself is very influential in
improving company progress.
From this observation it can be seen that the company did not implement policies
regarding employee performance appraisal and the needs or supply of human resources
properly and appropriately, so that a setback occurred within the company.
In carrying out the above, it is very important that the Head of the Banjarmasin
Business Furniture Industry understand the importance of an employee performance
appraisal. In addition this employee performance appraisal allows the company to: a). in the
case that the assessment is positive, it becomes a strong impetus for the employee concerned
to achieve more in the future so that the opportunity to pursue a career is more open for him,
b). in the event that the assessment is negative, the employee concerned knows his
weaknesses and thus can take various steps necessary to overcome these weaknesses, c). if a
person feels that he has received an objective evaluation, he is given the opportunity to
submit his objections so that he can finally understand and accept the results of the
assessment obtained.